Keluarga Besar itu Bernama KPPN Surabaya 2

 "Lingkungan kerja yang baik adalah lingkungan kerja yang memberikan kesempatan kepada setiap pegawainya untuk menghasilkan karya terbaik dan sekaligus mengembangkan potensinya."


Sebelum memulai cerita pengalaman saya bersama Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Surabaya II, terlebih dahulu saya akan membawa Anda bernostalgia ke pertengahan Januari tahun 2018. Saat itu nama saya muncul di Surat Keputusan (SK) mutasi dari Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb). SK tersebut mengakhiri masa tugas saya setelah sekitar lima tahun menjadi bagian dari KPPN Banda Aceh.

"Selamat ya, Bang! Abang pulang kampung ke Surabaya. Pasti senanglah Abang!" ujar salah satu rekan kerja junior saya saat itu.

Kepindahan tugas saya ke KPPN Surabaya II banyak mendapatkan sambutan positif karena Surabaya adalah kota kelahiran kedua orang tua sekaligus tempat keluarga besar saya berada. Selain itu saya sebelumnya telah menghabiskan 15 tahun masa pengabdian saya di pulau Sumatera setelah sebelumnya saya ditugaskan di Kota Medan dan Kota Banda Aceh. Wajar rasanya jika saya pun antusias dan penuh semangat saat akhirnya bertugas di 'Kota Pahlawan'.

Baca Juga: Dari Abang, Kembali Menjadi Mas

Tepat tanggal 1 Februari 2018 saya resmi melapor dan mulai bertugas di KPPN Surabaya II. Baru juga memperkenalkan diri saat salah seorang pejabat melihat saya dan langsung berujar dengan tegas, "Dari postur badan, kamu pasti senang olah raga ya? Kamu jadi anak buah saya!"
Dan begitulah awalnya saya pun ditempatkan di Seksi Bank dengan spesialiasi sebagai operator penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dan benar, atasan saya bukan hanya koordinator olah raga di kantor, tapi ternyata ia juga dikenal sebagai salah satu atlet olah raga di Kantor Pusat DJPb dan juga di lingkungan tempat tinggal kami—kebetulan kami bertetangga karena tinggal di kompleks rumah dinas yang sama.

Arisandy Joan Hardiputra - Seksi Bank KPPN Surabaya 2
Tim Seksi Bank KPPN Surabaya II Tahun 2018

Selama bertugas di KPPN Surabaya II, saya mendapatkan banyak sekali pengalaman menyenangkan dan bertemu dengan orang-orang yang luar biasa, terlepas dari apa dan bagaimana latar belakang mereka. Saya juga beruntung memiliki atasan-atasan yang selalu pengertian dan bersedia berkompromi tanpa harus meninggalkan integritas dan profesionalitas mereka. Saya bersyukur memiliki kolega dan atasan yang selalu mendukung apapun yang saya lakukan dan kerjakan. Selama hampir lima tahun bertugas di KPPN Surabaya II, tak pernah sekalipun saya mendapatkan teguran, kritikan, atau tindakan negatif lainnya dari atasan maupun rekan kerja.

Disadari atau tidak, faktor ketiadaan kritik dan teguran ini merupakan booster bagi pegawai agar dapat bekerja dengan tenang dan menghasilkan karya terbaik. Dalam bukunya berjudul, How to Win Friends and Influence People, Dale Carnegie, menuliskan sebuah hasil percobaan yang dilakukan oleh seorang psikolog terkenal dunia, B.F. Skinner, kepada hewan yaitu hewan yang diberi hadiah untuk perilaku yang baik akan jauh lebih cepat belajar dan lebih efektif dalam mengingat apa yang dia pelajari dibandingkan hewan yang dihukum untuk perilaku yang buruk. Kajian-kajian berikutnya menunjukkan bahwa itu juga berlaku pada manusia.

Semua elemen (pegawai, pejabat, bahkan hingga para petugas kebersihan) KPPN Surabaya II bisa saling bersinergi dan memahami satu sama lain sehingga mampu menciptakan atmosfer kedekatan dan kekeluargaan. Imbasnya, saya bisa bertugas dengan tenang, dan menghasilkan karya-karya terbaik.

Bagi saya branding adalah salah satu tindakan yang wajib dilakukan. Sayangnya, pada masa awal saya bertugas di KPPN Surabaya II, hal seperti ini sepertinya tidak disadari karena KPPN Surabaya II belum memiliki media sosial. Di era pesatnya informasi yang beredar dengan cepat dan instan, saya pikir tidak 'memasarkan diri' melalui media sosial adalah sebuah kerugian besar. Karena itu saya berinisiatif membuat profil Instagram @kppnsurabaya2 dan secara berkala melakukan updating website kantor agar semakin dikenal dan memudahkan berbagi informasi, kegiatan, dan prestasi yang telah dicapai kepada satuan kerja dan masyarakat. Sayang sekali organisasi dengan potensi sebesar ini jika tidak banyak dikenal masyarakat.

Berkat bantuan dan dukungan rekan kerja, atasan, hingga adik-adik yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL), KPPN Surabaya II menjadi lebih dikenal dan memiliki banyak pengikut. Bahkan jumlah pengikutnya melebihi jumlah pengikut Instagram pribadi saya. Seperti biasa, saya paling senang bekerja dari balik layar, jadi tidak masalah. Saat bertindak sebagai administrator dan content creator, saya menyamar sebagai sosok 'Cak Min' yang hampir tidak pernah tampil di depan layar.

Entah sudah berapa banyak prestasi yang telah kami raih. Yang jelas, tidak berlebihan rasanya jika saya tuliskan bahwa KPPN Surabaya II adalah unit vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) terbaik di wilayah Jawa Timur dan bahkan salah satu yang terbaik di level nasional. Dalam beberapa kali kesempatan, KPPN Surabaya II menjadi role model bagi KPPN lain dalam hal penyederhaan dan penyempurnaan proses bisnis. Seperti saat kami menerima kunjungan studi banding dari KPPN lain yang ingin mempelajari bagaimana kami berhasil dengan cepat dan konsisten menyederhanakan proses penyelesaian Surat Perintah Membayar (SPM) menjadi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sehingga para pihak yang berhak bisa menerima pembayaran sesegera mungkin—bukan hanya selalu tepat waktu.

Rekan-rekan saya di KPPN Surabaya II tak sia-sia telah mencurahkan seluruh tenaga dan pikirannya. Tentu saja tak terlepas dari dukungan para atasan yang selalu 'mengayomi' dan bersedia meluangkan waktunya kapan saja untuk berbicara terbuka kepada para bawahannya. Sinergi yang terjalin bagaikan rangkaian mekanisme di industri yang saling mendukung dan bekerja bersama. Setiap pegawai berperan penting dalam proses produksi. Namun apabila ada unsur pegawai yang berhalangan, maka bukan berarti proses sinergi akan berhenti karena setiap pegawai juga memiliki kompetensi yang hampir merata.

Karikatur Pegawai KPPN Surabaya 2 Tahun 2022 - www.cecen-core.com


Di tahun 2021, saya mendapatkan penghargaan sebagai Pegawai Teladan KPPN Surabaya II dan dinominasikan sebagai Pegawai Berprestasi lingkup Kanwil DJPb Provinsi Jawa Timur. Sebuah kehormatan karena sebenarnya masih banyak rekan kerja lainnya yang juga layak menerima penghargaan serupa. Saya akhirnya memutuskan menerima penghargaan tersebut setelah dua tahun sebelumnya saya selalu menolak. Tapi bagi saya, penghargaan dan piagam adalah sebuah bonus. Penghargaan yang sesungguhnya saya rasakan setiap hari saat bekerja bersama rekan-rekan dan para atasan di KPPN Surabaya II tanpa harus kehilangan waktu bersama keluarga di rumah, dan tetap memiliki kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri seperti seminar dan pembelajaran mandiri. Seperti kalimat yang saya tuliskan di awal: Lingkungan kerja yang baik adalah lingkungan kerja yang memberikan kesempatan kepada setiap pegawainya untuk menghasilkan karya terbaik sekaligus mengembangkan potensinya. Terima kasih KPPN Surabaya II karena telah memberikan kesempatan itu kepada saya.

Baca juga: T.I.P.S. J.K., Prinsip Bekerja yang Berhasil Mengantarkan Saya Meraih Penghargaan Pegawai Berprestasi

Saat ini, usai sudah romansa saya bersama keluarga besar ini karena saya harus pindah tugas ke Kota Bandung. Meskipun demikian, semua yang terjadi di KPPN Surabaya II telah membuka wawasan dan pola pikir baru bagi saya dan turut membentuk karakter saya saat ini. Sejak pertama kali bertugas di KPPN Surabaya II, saya telah mendapatkan energi baru. Saat ini saya lebih bersemangat dan lebih optimis dalam berkarya. Terima kasih telah menjadi keluarga kedua saya. Sekali lagi, saya bahagia dan merasa terhormat bisa mengenal rekan-rekan saya di sana. Ya, keluarga besar itu bernama KPPN Surabaya II.

KPPN Surabaya II: CETAR!

Baca juga: Matur Nuwun, Suroboyo! Sampurasun, Bandung!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Liburan Long Weekend di Kota Bandung Bersama Keluarga

Kawasaki Ninja 150R EVILution Edition by CECEN CORE

Ulang Tahun Saya Dalam Angka