Postingan

Menjaga Negeri dari Dampak Pandemi Dengan Berinvestasi di ORI017

Gambar
Pada tanggal 15 Juni 2020, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mulai menawarkan Obligasi Negara Ritel seri 017 (ORI017) . Salah satu jenis Surat Utang Negara (SUN) ini memiliki kupon atau tingkat pengembalian sebesar 6,40% per tahun, dengan pembelian minimal Rp1 juta berlaku kelipatannya, dan maksimal Rp3 miliar. Surat Utang Negara merupakan salah satu instrumen yang diterbitkan Pemerintah dalam rangka menutupi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang tahun ini diprediksi mencapai 6,34%. Perlu diketahui bahwa melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan , defisit APBN sampai dengan tahun 2022 diperbolehkan melebihi ketentuan yang ditet...

Pengalaman Mengikuti Online Course Public Financial Management oleh International Monetary Fund (IMF)

Gambar
Program #PhysicalDistancing dan penerapan #WorkFromHome yang dicanangkan Pemerintah sebagai upaya pencegahan dan penyebaran pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) mengharuskan kita beraktivitas penuh di rumah. Bagi saya, penerapan kedua program ini merupakan pengalaman baru. Jika rutinitas saya pada hari kerja biasanya beraktivitas di kantor, maka sekarang saya dituntut untuk menyelesaikan tugas di rumah dengan fasilitas mandiri. Pun demikian saat akhir pekan tiba, jika biasanya saya menghabiskan waktu bersama keluarga dengan berlibur atau sekadar menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan dekat tempat tinggal, kali ini mau tak mau kami harus beraktivitas di rumah saja. Perubahan drastis rutinitas ini jika tidak dikelola dengan saksama, bisa jadi menghabiskan waktu percuma atau malah mengundang frustrasi. Bagi orang tua, momen seperti ini menuntut kreativitas untuk menemukan kegiatan bagi anak-anak agar tidak gampang merasa bosan di rumah. Sedangkan orang tua sendiri dituntu...

Jika Pandemi COVID-19 Berakhir

Gambar
Saat blog ini ditulis, entah sudah pekan keberapa sejak saya dan keluarga menjalani imbauan physical distancing  dan work from home dari Pemerintah. Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) berhasil membuat saya kembali menulis di blog pribadi, setelah lebih banyak menulis berita dan artikel di website kantor, KPPN Surabaya II . Artinya, momen ini layak untuk dikenang, dan kita yang saat ini merasakan langsung dampak pandemi ini, merupakan bagian dari sejarah bagaimana virus ini bukan hanya memporak-porandakan sektor kesehatan dan ekonomi dunia, tapi juga menguji batas kemanusiaan dan batas normalitas kita sebagai manusia yang bebas. Seingat saya, di masa usia hidup sampai saat ini, baru kali pertama merasakan bagaimana pandemi virus mampu memaksa kita mengubah drastis tatanan kebijakan dan normalitas. Sekitar tahun 2002-2003 saya turut merasakan bagaimana wabah SARS mengancam, diikuti dengan 'flu burung' sekitar tahun 2005-2006, tetapi dampaknya tidak semasif saat...

Kata Teman, Saya Suami yang Takut Istri

Gambar
Semenjak menikah, beberapa teman saya mengeluhkan betapa susahnya mengajak saya bercengkerama atau berkegiatan di luar rumah, baik itu sekadar nongkrong di warung kopi atau melakukan perjalanan ( touring/traveling ). Sampai akhirnya saya pun dijuluki suami yang takut istri. Julukan ini merujuk pada acara komedi situasi berjudul Suami-Suami Takut Istri yang pernah tayang di stasiun televisi swasta dalam negeri belasan tahun lalu. Memang, julukan itu hanyalah sebuah candaan. Tetapi, benarkah saya takut pada istri? Di masa lajang dahulu, saya sudah banyak berpetualang, baik dalam artian harfiah maupun kiasan. Saya sudah menjelajahi berbagai tempat, berkenalan dengan banyak orang, dan melakukan berbagai banyak hal seru dan menarik. Karena saya menikah di usia 30 tahun, berarti saya rasa semua hal yang saya lakukan saat masa lajang dulu sudah lebih dari cukup. Dan satu lagi, saat ini saya bukanlah tipe orang yang sentimental, dan termasuk gampang ' move on '. Artinya, bagi saya, m...

Cerita Masa SMP dan Perspektif Sistem Zonasi dalam Penerapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Gambar
Berita tentang polemik dan kontroversi terkait penerapan sistem zonasi dalam penerapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terus saja bermunculan di berbagai media massa, baik daring maupun versi cetak. Awalnya, Sistem Zonasi secara detail diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat. Pasal 16 ayat (1) menyebutkan: "Sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah wajib menerima calon peserta didik yang berdomisili pada radius zona terdekat dari Sekolah paling sedikit sebesar 90% (sembilan puluh persen) dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima."  Permendikbud tersebut kini telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Sebagai gantinya, Mendikbud menerbitkan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Ba...

Dari Abang Kembali Menjadi Mas

Gambar
Bagian I: Merantau Hari itu, medio Januari 2018… Seperti biasa, saya sedang duduk di meja kerja Seksi Verifikasi dan Akuntansi Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Banda Aceh, mengerjakan tugas, ketika tiba-tiba saya mendengar sorak-sorai rekan-rekan dari ruang Seksi Pencairan Dana yang letaknya bersebelahan dengan ruangan saya. Tak berapa lama, anak-anak muda itu menghampiri saya seraya mengucapkan, “ Selamat ya, Bang! ” Beberapa diantaranya berwajah riang, namun ada juga yang memendam semacam kesedihan. Mereka adalah para pegawai junior saya yang juga ditugaskan di KPPN Banda Aceh. “ Abang akhirnya pulang kampung juga ke Surabaya. Pasti senanglah Abang ,” ujar salah seorang anak muda. Ekspresinya memancarkan keceriaan. Mendengar kata-katanya, saya seperti tersengat semacam energi, entah apa. Saya hanya terpaku menerima jabat tangannya. Sepersekian detik, pikiran saya seperti kesusahan mencerna informasi itu. Kata-kata sederhana, tapi akibatnya begitu dahsy...

Sinergisme "Maling Gorengan" dan "Gembel" yang Berhasil Membuka Mata Banyak Pihak

Gambar
KBBI: Gembel = melarat; miskin sekali. Minggu (4/11/2018), pertandingan besar dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, antara tuan rumah PERSEBAYA melawan Persija , sebagai bagian kompetisi Liga 1 tahun 2018. Laga yang disebut-sebut akan menjadi lahan panen sanksi denda dari PSSI ini justru berjalan sangat menarik, ditambah dukungan sepanjang laga dari BONEK yang sangat atraktif. Jika saya tuliskan 'sepanjang laga', maka itu benar-benar terjadi, bukan hanya selama 90 menit, tapi juga menjelang dan selepas pertandingan. Namun demikian, sebenarnya BONEK (dan juga panitia) memiliki motivasi tambahan dengan mencoba memanfaatkan situasi dan momen permasalahan antara Via Vallen dan penyerang Persija asal Kroasia, Marko Simic . Via Vallen sendiri adalah penyanyi dangdut yang juga arek Suroboyo . Dalam salah satu  Instagram story -nya beberapa waktu lalu, Via men- screen capture sebuah pesan dari seseorang yang melecehkan dirinya secara seksual dengan me...